BerandaTNIAsah Naluri dan Ketajaman Prajurit, Kodim 0812 Lamongan Gelar Latihan Menembak

Asah Naluri dan Ketajaman Prajurit, Kodim 0812 Lamongan Gelar Latihan Menembak

Lamongan, BPL-news.com – Untuk mengasah kemampuan prajurit, Kodim 0812 Lamongan menggelar latihan menembak di Lapangan Tembak Kodim 0812 Lamongan yang terletak di area Kompi Produksi di Desa Jotosanur Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan, Selasa (27/10/2026).Latihan menembak semester 2 tahun 2026 tersebut berlangsung selama 3 hari terhitung hari ini dan diikuti oleh seluruh anggota Kodim 0812 Lamongan dengan menggunakan senjata ringan SS1 V3.

Dandim 0812 Lamongan yang sekaligus bertindak sebagai Komandan Latihan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menjelaskan latihan menembak senjata ringan (latbakjatri) tersebut dilakukan untuk mengasah, memelihara dan mempertahankan kemampuan menembak Personel Kodim 0812/Lamongan.

“Kemampuan menembak merupakan salah satu kemampuan dasar Prajurit TNI yang harus senantiasa diasah dan dilatihkan secara berkelanjutan kepada setiap Personil Militer,” ujar Dandim di sela sela latihan menembak di lapangan Tembak Kodim 0812/Lamongan.

Beliau juga menegaskan bahwa dengan latihan menembak, Anggota Kodim 0812 Lamongan dapat melatih kedisiplinan, ketenangan, kesabaran dan akurasi yang tepat.

“Saya berpesan agar setiap Prajurit mampu mempergunakan waktu latihan dengan sebaik – baiknya sebagai wujud pertanggungjawaban kepada Bangsa dan Negara,” pintanya.

Sementara itu,Kapten Arh Sugeng yang bertindak sebagai Koordinator materi menyampaikan kepada para Peserta agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara maupun pelatih yang ada di lapangan.

“Karena sedikit keteledoran akan berakibat fatal. Ada kalanya kita merasa sudah lama menjadi seorang Prajurit, sudah sangat biasa memegang senjata sehingga meremehkan dalam pelaksanaanya yang bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan” ujarnya saat memberi brifing kepada Peserta latihan.

Dalam Latihan menembak senjata ringan ini, masih lanjut Kapten Sugeng, menjaga faktor keamanan dan kewaspadaan adalah hal yang harus diutamakan.

“Karena sebaik apapun hasil sebuah latihan tidak akan berarti jika terjadi cedera ataupun hal-hal yang tidak diinginkan. Namun sebaliknya, jika latihan berjalan dengan aman dan lancar maka itu adalah sebuah indikator keberhasilan dalam latihan,” tandasnya. (Red).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments