LAMONGAN, BPL-News.com – Suasana pusat Kota Lamongan tampak berbeda pada Minggu pagi (25/10/2026). Ribuan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) berkumpul memadati kawasan Alun-Alun Lamongan dengan mengenakan sarung untuk mengikuti acara Jalan Sehat Sarungan. Kegiatan ini digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan sebagai puncak rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Sejak subuh, lautan peserta yang terdiri dari santri, pelajar, pengurus NU, badan otonom (banom), hingga masyarakat umum memenuhi lokasi acara. Balutan sarung beraneka motif yang dipadukan dengan baju koko maupun kaus komunitas mempertegas nuansa pesta rakyat dan kebersamaan khas kesantrian di ruang publik.
Ketua PCNU Lamongan, H. Sahrul Munir (Gus Sahrul), menjelaskan bahwa Jalan Sehat Sarungan merupakan penutup dari serangkaian kegiatan peringatan HSN 2026 yang telah bergulir sejak September lalu, seperti Jelajah Santri hingga aksi sosial santunan kepada Paguyuban Becak Lamongan.
“Jalan sehat ini menjadi puncak peringatan HSN yang diselenggarakan oleh PCNU Lamongan.
Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Lamongan atas segala dukungan, serta seluruh elemen masyarakat dan instansi yang hadir. Rasa cinta dan persatuan pagi ini terealisasi nyata; semua tersenyum, menandakan kita bahagia, guyub rukun, dan megilan untuk Lamongan,” ujar Gus Sahrul dalam sambutannya.
Prosesi pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi (Pak Yes), bersama Gus Sahrul. Mengambil rute sepanjang kurang lebih 4 kilometer yang berpusat di Alun-Alun Lamongan, peserta berjalan santai sembari membagikan keceriaan di sepanjang rute.
Dalam arahannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi tinggi peran serta para santri dan PCNU Lamongan dalam menjaga kebersamaan serta berkontribusi bagi daerah.
“Terima kasih untuk seluruh masyarakat dan santri yang hadir pada puncak peringatan HSN 2026 ini. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan menuju kejayaan Lamongan yang berkelanjutan. Bersama santri, kita bangun negeri menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” ungkap Pak Yes.
Guna menambah semarak acara puncak ini, panitia menyediakan beragam doorprize menarik bagi peserta, mulai dari perlengkapan elektronik, kambing, motor listrik, hingga hadiah utama berupa 1 paket Umrah.
Lebih dari sekadar ajang olahraga dan silaturahmi akbar, tradisi bersarung bersama di jalanan kota ini menjadi simbol inklusivitas PCNU Lamongan dalam membawa identitas dan nilai-nilai kesantrian hadir langsung di tengah-tengah kehidupan masyarakat.
( Red)


