BerandaNasionalBangkit dari Vakum, Wushu Lamongan Siapkan Gebrakan Baru di Bawah Kepemimpinan Roni...

Bangkit dari Vakum, Wushu Lamongan Siapkan Gebrakan Baru di Bawah Kepemimpinan Roni Zuzun Nasution

LAMONGAN, BPL-News.com – Cabang Olahraga (Cabor) Wushu Indonesia (WI) Kabupaten Lamongan resmi memiliki nakhoda baru. Roni Zuzun Nasution terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengcab Wushu Indonesia Lamongan masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Gedung KONI Lamongan, Rabu (4/11/2026).

​Terpilihnya Roni merupakan hasil kesepakatan bulat dan komitmen bersama dari sejumlah camp (klub) Wushu Indonesia yang aktif di Kabupaten Lamongan.

​Pelaksanaan Muskab tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Organisasi Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Jawa Timur, Mariyadi, serta dihadiri oleh Ketua Umum KONI Lamongan, Munif Syarif.

​Momentum Kebangkitan Wushu Lamongan

​Ketua Umum KONI Lamongan, Munif Syarif, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab ini. Ia berharap kepemimpinan baru di bawah Roni Zuzun Nasution menjadi titik balik pembinaan Cabor Wushu di Lamongan setelah sempat vakum dari aktivitas organisasi dalam beberapa waktu terakhir.

​”Semoga dengan terpilihnya Pak Roni selaku ketua umum, Cabor Wushu Lamongan bangkit kembali dan semakin berprestasi,” tutur Munif Syarif.

​Munif menegaskan bahwa kebangkitan Wushu Lamongan sangat penting dan mendesak, mengingat ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya makin dekat. Menurutnya, persiapan atlet harus dimaksimalkan sejak dini agar Lamongan mampu membawa pulang medali.

​”KONI bertindak sebagai pelayan dan fasilitator bagi seluruh cabor. Sedangkan ujung tombaknya ada pada atlet, yang juga harus dilayani dengan baik oleh cabor agar bisa mengukir prestasi,” imbuhnya.

​Potensi Atlet Besar Menuju Porprov Jatim 2027

​Di sisi lain, Kabid Organisasi Pengprov Wushu Indonesia Jawa Timur, Mariyadi, mengingatkan kepengurusan baru untuk langsung tancap gas dan menjaga komitmen pembinaan atlet secara berkelanjutan.

​Mariyadi mengakui bahwa kepengurusan Wushu Indonesia Lamongan sempat mengalami kakevakuman selama beberapa tahun. Padahal, potensi atlet muda berbakat di Lamongan tergolong sangat besar.

​”Saya tahu WI Lamongan sempat vakum beberapa tahun ini. Semoga bisa bangkit dan berjaya lagi. Karena Wushu Lamongan sebenarnya memiliki atlet-atlet potensial yang luar biasa,” tegas Mariyadi. ( Bed)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments